Anak 9 tahun Meninggal Dunia Disiksa Ibu Kandungnya

Berita Terkait:
BeritaPapua - Jayawijaya/Wamena - Minggu ini media sosial di Papua dihebohkan dengan peristiwa Gadis kecil berusia 9 tahun, Clarita meninggal dunia ditangan Rolina Wahyunu, ibu kandungnya sendiri dengan luka menganga di kepala dan luka bakar sangat parah di sekujur tubuh. 

Ibu kandung siksa anak di wamena
Ibu kandung siksa anak di wamena (Sumber: Facebook/Rudi Wenda)

 Atas peristiwa ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise Jakarta mengecam tindak kekerasan oleh Ibu kandung terhadap anaknya hingga meninggal dunia di Wamena, Papua.

"Saya sangat terpukul dan mengecam keras segala bentuk tindak kekerasan pada anak, terlebih lagi pelaku merupakan ibu kandung korban," kata Yohana.

Ia meminta seluruh orang tua dan orang terdekat yang berada di sekitar anak untuk tidak menjadikan anak sebagai korban pelampiasan masalah yang terjadi dalam kehidupan ini.

Pelaku diketahui sudah bercerai dengan suaminya, dia telah mengalami kegagalan atau ketidakberfungsian keluarga sehingga menimbulkan berbagai implikasi sosial dan ekonomi dalam rumah tangga dan berujung melakukan kekerasan pada anaknya, Clarita sebagai pelampiasan.

Korban meninggal dunia setelah dua hari berjuang dan mendapat perawatan intensif di RSUD Wamena, Papua.

Pelaku mengaku bahwa korban menderita penyakit sarampa, namun hasil pemeriksaan dokter menyatakan luka korban ditimbulkan akibat penganiayaan.

Berdasarkan keterangan kerabat, pelaku yang merupakan ibu kandung korban diduga telah menganiaya korban hingga meninggal dunia.

Jika terbukti bersalah pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sesuai pasal 80 ayat (3) dengan ancaman pidana 15 tahun penjara dan atau denda sebesar Rp3 miliar dan sesuai ayat (4) ditambah 1/3 pidana keseluruhan karena pelaku merupakan orang tua korban.

"Saya meminta kepada seluruh orang tua dan orang terdekat di sekitar anak untuk berkomitmen serius melindungi anak dengan memperkuat upaya preventif melalui penguatan ketahanan keluarga, sesuai Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 06 tahun 2013 tentang Pelaksanaan Pembangunan Ketahanan Keluarga," kata dia.

Keluarga sebagai akar utama berperan penting melindungi anak dengan memperkuat ketahanan dalam mengatasi segala persoalan yang mengancam, baik dari dalam maupun dari luar keluarga itu sendiri.

Pemerintah daerah (Pemda) juga berperan penting dalam perlindungan anak sesuai UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang menguatkan bahwa urusan perlindungan anak menjadi urusan wajib daerah, dimana penyediaan layanan bagi anak yang tidak mendapat pengasuhan orang tua yang baik atau disebut anak yang memerlukan perlindungan khusus wajib disediakan oleh pemda kabupaten, dan provinsi.

Yohana menambahkan sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), masyarakat harus berperan aktif dengan cara melaporkan kepada pihak berwajib tentang adanya dugaan KDRT dan bersama sama mencegah terjadinya KDRT," pungkas Menteri Yohana.
Disclaimer: Gambar, artikel atau video yang ada di web terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh sumber. Jika ada masalah dengan masalah ini, Anda dapat menghubungi kami.

KOMENTAR

loading...
Name

Alam,5,Bank Papua,1,Bencana Alam,4,Benhur Tommy Mano,1,Berita Bola,9,Berita Palsu,1,Boven Digoel,2,Bupati,1,Buruh Papua,2,Cendrawasih,1,CPNS,4,Cuaca,1,Deiyai,1,Demas Paulus Mandacan,1,Ekonomi,2,Fakfak,1,Film,1,Freeport,4,Ha-Anim,1,HAM,1,Headline,13,Internasional,2,Jakarta,4,Jayapura,17,Jayawijaya,5,Jhon Richard Banua,1,Jokowi,2,Kab Jayapura,2,Kelapa Sawit,1,Kesehatan,2,Khas Papua,3,Korupsi,2,Kota Sorong,1,KPK,2,Kriminal,10,Kuliner,3,Lanny Jaya,1,Lapas,1,Liga 1,1,Lingkungan,5,Lukas Enembe,4,Mahasiswa,1,Mahkamah konstitusi,1,Mamberamo Raya,1,Manokwari,6,Marinus Wanewar,1,Martabak,1,Merauke,3,Mimika,6,Nabire,2,Nasional,6,Nduga,1,Olahraga,8,Orang Asli Papua,1,Papeda,1,Papua,50,Papua Barat,16,Partai Lokal Papua,1,PBB,2,Pelajar,1,Pemerintahan Daerah,4,Pemilu,3,Pendidikan,1,Perampokan,1,Persipura,5,Piala AFF,1,Piala Indonesia,2,Piala Presiden,1,Polda Papua,1,Polisi,2,Politik,3,PON Papua,1,PSSI Papua,1,Raja Ampat,2,Sagu,2,Sejarah Papua,2,Sekolah,1,Sentani,2,Sosial,1,Tambang Liar,1,Teluk Bintuni,1,Ulat Sagu,1,ULWMWP,1,Yahukimo,3,
ltr
item
Berita Papua : Anak 9 tahun Meninggal Dunia Disiksa Ibu Kandungnya
Anak 9 tahun Meninggal Dunia Disiksa Ibu Kandungnya
Gadis kecil berusia 9 tahun, Clarita meninggal dunia ditangan Rolina Wahyunu, ibu kandungnya sendiri dengan luka menganga di kepala dan luka bakar sangat parah di sekujur tubuh.
https://4.bp.blogspot.com/-llV7f0ls3FY/WmXudIes0jI/AAAAAAAAAH0/Qzf_AeeQtZ4eykK1NbGR4FFYSYoeDiMAgCLcBGAs/s640/Ibu%2Bkandung%2Bsiksa%2Banak%2Bdi%2Bwamena.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-llV7f0ls3FY/WmXudIes0jI/AAAAAAAAAH0/Qzf_AeeQtZ4eykK1NbGR4FFYSYoeDiMAgCLcBGAs/s72-c/Ibu%2Bkandung%2Bsiksa%2Banak%2Bdi%2Bwamena.jpg
Berita Papua
https://www.beritapapua.net/2018/01/anak-9-tahun-meninggal-dunia-disiksa.html
https://www.beritapapua.net/
https://www.beritapapua.net/
https://www.beritapapua.net/2018/01/anak-9-tahun-meninggal-dunia-disiksa.html
true
5090254120234327186
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA TAG ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy