Warga di Nabire Barat Minta Bupati Copot Kepala Kampung

Advertisement

Warga di Nabire Barat Minta Bupati Copot Kepala Kampung

Admin
Thursday, 18 January 2018

Berita Papua - NABIRE - Sejumlah warga masyarakat Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, Rabu (17/1), menggelar aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Nabire. 

Warga meminta Bupati untuk segera menggantikan Kepala Kampung Waroki Daniel Pilipus Ramandei dan meminta kepada Bupati Nabire untuk melantik kembali Kepala Kampung Waroki sebelumnya atas nama Ferdinand Jenggo Samori.

Menurut warga Kampung Waroki bahwa Kepala Kampung Waroki atas nama Daniel Pilipus Ramandei diduga telah menyalahgunaan dana desa. Aspirasi warga masyarakat Waroki ini diterima langsung oleh Sekretaris DPMK Kabupaten Nabire, Marthen Pakage.

Unjuk rasa warga Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, Rabu (17/1)
Unjuk rasa warga Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, Rabu (17/1)


Kata Sekretaris DPMK, aspirasi ini akan disampaikan kepada Bupati Nabire. Dana kampung dikelola langsung oleh pemerintah kampung, bukan oleh pemerintah kabupaten. Kepala kampung bertanggung jawab atas penggunaan dana desa. Pemerintah Kabupaten Nabire telah mengalokasikan dana kampung atau dana desa langsung melalui rekening kampung.

Menurutnya, dana kampung tersebut digunakan sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) dan program kerja yang sudah diusulkan warga masyarakat pada kampung tersebut. Sehingga, dana kampung dikelola secara bersama-sama dengan masyarakat, kepala kampung, sekretaris kampung dan Bamuskam.

Dirinya selaku Sekretaris DPMK mengingatkan kepada semua kepala kampung bahwa dana desa atau dana kampung bukan milik pribadi, golongan atau kelompok. Tetapi digunakan sesuai dengan Juknis dan program kerja yang ada di kampung, dan dapat digunakan secara transparan dan terbuka, serta dipertanggungjawabkan oleh kepala kampung.

Setelah mendengar arahan dari Sekretaris DPMK, warga masyarakat Kampung Waroki pada pukul 11.30 WIT langsung membubarkan diri dengan tertib dan melanjutkan aktifitas seperti biasa.

 Warga masyarakat Kampung Waroki mengklaim bahwa tujuan kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi atas ketidakpuasan pelayanan Kepala Kampung Waroki yang menjabat saat ini, sehingga hal ini bukanlah sebuah aksi demonstrasi, akan tetapi hanya sekedar menyampaikan aspirasi kepada Bupati Nabire untuk ditindaklanjuti.

Selanjutnya, dokumen isi dari aspirasi warga masyarakat Kampung Waroki langsung diserahkan kepada Sekretaris DPMK Kabupaten Nabire, sehingga aspirasi tertulis tersebut akan diteruskan kepada Bupati Nabire untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Masyarakat Kampung Waroki juga menyampikan akan menunggu hasil keputusan Bupati Nabire selama tiga hari kedepan terkait dengan aspirasi yang diajukan tersebut. Jika tidak ditindaklanjuti, maka warga masyarakat Kampung Waroki mengancam akan datang kembali untuk menggelar aksi yang sama di Kantor Bupati.