Gubernur Papua Barat Larang Masyarakat Gunakan Burung Cenderawasih jadi Aksesori dan Cinderamata

Berita Terkait:
MANOKWARI, beritapapua.net - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menghimbau masyarakat Papua Barat dilarang menjadikan burung Cenderawasih asli sebagai aksesori dan cinderamata dalam sebuah momen penyambutan tamu kenegaraan maupun kepala daerah.


burung Cendrawasih (Foto: IST/indovoices)

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menyampaikan, burung Cendrawasih adalah hewan yang dilindungi keberadaannya oleh Undang-undang. Dengan demikian, masyarakat dilarang menjadikan burung Cenderawasih asli sebagai aksesori dan cinderamata dalam momen penyambutan tamu kenegaraan maupun kepala daerah.

“Dalam kunjungan kerja masyarakat sering memberikan burung Cenderawasih asli tetapi saya menolak itu, karena burung ini merupakan suatu kebanggan masyarakat Papua. Kalau masyaralat memberikan cenderamata tanpa Cenderawasih asli pasti saya terima dengan baik,” kata Dominggus kepada wartawan di Manokwari, Minggu (25/8).

Menurut Dominggus, sebelumnya sejumlah tamu kenegaraan, gubernur, walikota dan bupati dalam melaksanakan kunjungan kerja wilayah Papua dan Papua Barat, masyarakat selalu menjadikan burung Cenderawasih sebagai cenderamata membuat hewan tersebut terancam punah.

“Kita selalu menyanyikan lagu burung Cenderewasih burung emas, tapi kita lupa menjaga dan melestarikanya sehingga hewan ini sudah hampir punah,” terangnya.

Menurut Dominggus, jika masyarakat masih menjadikan burung Cenderawasih asli sebagai aksesori dan cinderamata, maka hewan endemik yang menjadi kebanggaan masyarakat Papua itu akan lenyap.

“Jadi, mari kita semua jaga dan melindungi burung Cenderawasih supaya tetap ada dan benjadi kebanggaan kita bersama,” pesannya.

Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan mengaku sangat mendukung kebijakan Gubernur Papua Barat tentang pelarangan penggunaan burung Cenderawasih asli sebagai aksesori dan cinderamata.

Sejalan dengan itu, pemerintah telah menyampaikan kepada masyarakat agar tidak melakukan perburuan terhadap satwa lindung tersebut, ketika melaksanakan proyek pembukaan jalan perbatsan antara Manokwar-Pegunungan Bintang (Pegaf) tepatnya di Kampung Wominda.

“Secara umum kita sudah sampaikan kepada masyarakat setempat supaya tidak bole memburu dan menembak mati burung Cenderawasih ini karena sudah semakin langka, khususnya di Manokwari,” kata Paulus.

Untuk melestarikan hewan lindung tersebut, Pemkab Manokwari akan melaksanakan sosialisasi kepada warganya tidak boleh lagi menggunakan burung Cenderawasih asli dalam momen penyambutan tamu kenegaraan maupun kepala daerah.

“Kedepan ini kami akan sosialisasikan larang pak gubernur ini kepada semua organisasi perangkat daerah dan masyarakat agar setiap kegiatan tidak diperkenankan memakai burung Cenderawasih asli sebagai periasan atau makota di kepala,” tegasnya.

Namun ada baiknya kebijakan gubernur tersebut, kata Dominggus, diperkuat dengan sebuah Peraturan Gebernur (Pergub), dan atau Peraturan Daerah (Perda) sehingga larangan penggunaan burung Cenderawasih asli sebagai aksesori dan cinderamata dapat berjalan efektif.

“Saya kira kalau Pergub saja tidak terlaku kuat, sehingga kita harus godok sebuah Perda agar sejalan dengan apa yang dibicarakan oleh pak gubernur. Kalau Perda itu sudah ada, maka kita akan sampaikan kepada perovinsi untuk diterapkan,” ungkapnya (HPN).
Disclaimer: Gambar, artikel atau video yang ada di web terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh sumber. Jika ada masalah dengan masalah ini, Anda dapat menghubungi kami.

KOMENTAR

loading...
Name

Alam,5,Bank Papua,1,Bencana Alam,4,Benhur Tommy Mano,1,Berita Bola,9,Berita Palsu,1,Boven Digoel,2,Bupati,1,Buruh Papua,2,Cendrawasih,1,CPNS,4,Cuaca,1,Deiyai,1,Demas Paulus Mandacan,1,Ekonomi,2,Fakfak,1,Film,1,Freeport,4,Ha-Anim,1,HAM,1,Headline,13,Internasional,2,Jakarta,4,Jayapura,17,Jayawijaya,5,Jhon Richard Banua,1,Jokowi,2,Kab Jayapura,2,Kelapa Sawit,1,Kesehatan,2,Khas Papua,3,Korupsi,2,Kota Sorong,1,KPK,2,Kriminal,10,Kuliner,3,Lanny Jaya,1,Lapas,1,Liga 1,1,Lingkungan,5,Lukas Enembe,4,Mahasiswa,1,Mahkamah konstitusi,1,Mamberamo Raya,1,Manokwari,6,Marinus Wanewar,1,Martabak,1,Merauke,3,Mimika,6,Nabire,2,Nasional,6,Nduga,1,Olahraga,8,Orang Asli Papua,1,Papeda,1,Papua,50,Papua Barat,16,Partai Lokal Papua,1,PBB,2,Pelajar,1,Pemerintahan Daerah,4,Pemilu,3,Pendidikan,1,Perampokan,1,Persipura,5,Piala AFF,1,Piala Indonesia,2,Piala Presiden,1,Polda Papua,1,Polisi,2,Politik,3,PON Papua,1,PSSI Papua,1,Raja Ampat,2,Sagu,2,Sejarah Papua,2,Sekolah,1,Sentani,2,Sosial,1,Tambang Liar,1,Teluk Bintuni,1,Ulat Sagu,1,ULWMWP,1,Yahukimo,3,
ltr
item
Berita Papua : Gubernur Papua Barat Larang Masyarakat Gunakan Burung Cenderawasih jadi Aksesori dan Cinderamata
Gubernur Papua Barat Larang Masyarakat Gunakan Burung Cenderawasih jadi Aksesori dan Cinderamata
Kita selalu menyanyikan lagu burung Cenderewasih burung emas, tapi kita lupa menjaga dan melestarikanya sehingga hewan ini sudah hampir punah.
https://4.bp.blogspot.com/-1pRyckTYcu8/W4PYU60DVjI/AAAAAAAAATo/3M8YkR9w-9o-701Nj-F412xFn9V4ryFkACLcBGAs/s1600/burung%2Bcendrawasih.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-1pRyckTYcu8/W4PYU60DVjI/AAAAAAAAATo/3M8YkR9w-9o-701Nj-F412xFn9V4ryFkACLcBGAs/s72-c/burung%2Bcendrawasih.jpg
Berita Papua
https://www.beritapapua.net/2018/08/gubernur-papua-barat-larang-masyarakat.html
https://www.beritapapua.net/
https://www.beritapapua.net/
https://www.beritapapua.net/2018/08/gubernur-papua-barat-larang-masyarakat.html
true
5090254120234327186
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA TAG ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy