Rampok Bank di Papua Pakai Senapan Serbu SS2, Polisi Bingung Ungkap Pelaku

Advertisement

Rampok Bank di Papua Pakai Senapan Serbu SS2, Polisi Bingung Ungkap Pelaku

Admin
Monday, 27 August 2018

Boven Digoel, beritapapua.net - Kapolres Boven Digoel, AKBP Yohanes Afri mengutarakan hingga dengan sampai saat ini pihaknya tetap laksanakan penyelidkan mengenai aksi perampokan Bank Swasta oleh seorang pria bertopeng yang pakai senjata laras panjang beberapa pekan lalu di Asiki Kabupaten Boven Digoel.


Ilustrasi Perampokan (foto:IST/okezone)

“Kasus perampokan Bank itu masih kami lakukan penyelidikan sampai dengan saat ini sudah ada 12 orang saksi yang diperiksa termasuk bukti CCTV yang kami ambil,” ungkapnya saat ditemui di Jayapura, Sabtu (25/8) siang.

Kata Afri, untuk ciri-ciri pelaku sendiri pun belum diketahui mengingat saat melakukan aksinya pelaku mengenakan penutup muka sehingga dari bukti CCTV dan pemeriksaan saksi belum ada gambaran jelas.

“Untuk pelaku kami belum bisa pastikan mengingat saat merampok pelaku mengenakan masker wajah sehingga tidak ada gambaran dari para saksi,” ungkapnya.

Saat ditanyakan apakah pelaku perampokan merupakan oknum anggota, mengingat senjata yang digunakan merupakan senjata milik Aparat keamanan? Kata Afri pihaknya belum bisa menduga-duga kerena kasus ini masih dalam penyelidikan.

“Kami belum tahu dan kami belum bisa menduga, apakah itu oknum anggota TNI atau Polri kami masih dalami, bisa saja itu masyarakat sipil bersenjata, jadi tunggu saja kami masih dalami,” tegasnya.

Afri Menambahkan saat ini terkait kasus perampokan Bank pihaknya telah membangun kerjasama dengan pihak TNI guna mengungkap siapa pelaku perampokan tersebut.

“Kami sudah bangun kerja sama dengan rekan TNI semenjak kasus perampokan menggunakan senjata dan kini kami masih lakukan koordinasi terus,” tegasnya.


Sementara itu perlu diketahui aksi perampokan menggunakan senjata laras panjang terjadi di sebuah bank swasta di distrik Asiki Kabupaten Boven Digoel pada Jumat 13 Juli 2018 lalu, dimana dalam aksi tersebut pelaku berhasil menggasak uang nasabah sebenar Rp.300 juta. Usai melakukan aksi perampokanya pelaku pergi menggunakan sebuah sepedah motor.

Berikut videonya: