Gubernur Papua bersama Bupati Se-Papua Putuskan Penerimaan CPNS di Papua Offline

Advertisement

Gubernur Papua bersama Bupati Se-Papua Putuskan Penerimaan CPNS di Papua Offline

Admin
Thursday, 27 September 2018

JAYAPURA, beritapapua.net - Gubernur Papua Lukas Enembe telah melakukan rapat koordinasi bersama Majelis Rakyat Papua (MRP), Dewan Perwalikan Rakyat Papua (DPRP),  serta Bupati/Walikota se-Papua bersama memutuskan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 di Papua dilakukan secara offline atau manual. 

Gubernur Papua, Lukas Enembe. Foto: FB/LukasEnembe SIP
Keputusan ini ditetapkan bersama MRP, DPRP, Bupati/Walikota se-Papua di Jayapura.(25/9).

Seketaris Daerah Mimika, Ausilius Youw, SPd. MM. MH membenarkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan beberapa pertimbangan.

“Pada pertemuan di Jayapura, Gubernur memutuskan penerimaan CPNS di Papua dilakukan secara manual. Hal ini memperhatikan letak geografis dan jaringan internet yang ada,” kata Sekda Mimika saat menghubungi media ini, Selasa malam.

Selain keputusan penerimaan CPNS dilakukan secara manual, Gubernur Papua Lukas Enembe memberi himbauan kepada Bupati/Walikota se Papua untuk bersama-sama Gubernur, MRP dan DPRP berangkat ke Jakarta pada Minggu (30/9).

Jajaran pemerintah Papua ke Jakarta dalam rangka untuk bertemu dan menyampaikan hasil keputusan tersebut ke Presiden Joko Widodo di Istana Negara, sekalian untuk melaporkan yang menjadi bahan pertimbangan keputusan tersebut.

“Nanti hasil dari kesepakatan dengan Presiden akan disampaikan berikutnya,” ujar Youw.

Untuk kepastikan informasi kuota formasi CPNS,  Youw menyampaikan bahwa masing-masing kabupaten dalam pertemuan tersebut akan memperjuangkan usulannya. Dalam hal ini Kabupaten Mimika mengajukan kuota penerimaan sebanyak 1.040 formasi CPNS pada tahun 2018 ini.

Lanjut You, kuota tersebut adalah setelah mempertimbangkan kebutuhan tenaga CPNS di Mimika. Serta menjawab kebutuhan karena selama dua tahun tidak adanya penerimaan CPNS, yakini dari tahun 2015-2017.

“Kami akan perjuangkan kuota formasi CPNS tersebut. Karena itu kebutuhan tenaga PNS baik di formasi tenaga pendidik, kesehatan, dan umum. Karenanya, saya minta dukungan dan doa, agar kuota tersebut bisa dipertahankan dalam penerimaan CPNS 2018 ini,” imbuhnya. 

Laporan SP
Editor: Manuel