Kasus Korupsi Mandek, Komitmen Polda Papua Dipertanyakan

Berita Terkait:
JAYAPURA, beritapapua.net - Beberapa kasus korupsi yang sudah di laporkan masyarakat ke Polda Papua, hingga kini terkesan tidak ada progressnya, bahkan ada kasus yang sudah di tetapkan dan umumkan tersangkanya, tapi setelah itu terkesan di diamkan dan tidak ada tindak lanjutnya, bahkan Ditreskrimsus Polda Papua terkesan bungkam bila di tanyakan progress kasus yang di tangani.

Kapolda Papua, Irjen POl Boy Rafli Amar (Foto: Pasific Pos)

Hal tersebut di sampaikan Johan Rumkorem, Sekjen Komunitas Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi (KAMPAK) Papua saat di hubungi, Minggu (02/09/2018).

“dalam catatan kami ada kasusnya Kadinas PU Papua, Djuli Mambaya yang sudah di umumkan sebagai tersangka, tapi sampai sekarang tidak tahu sudah sampai dimana prosesnya, karena yang bersangkutan juga masih berkeliaran, ada juga dugaan korupsi di Bappeda Provinsi Papua yang di duga kerugiannya mencapai Rp. 4,6 miliar, termasuk juga dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Provinsi Papua, sampai hari ini tidak ada kejelasan semua kasus itu”, kata Johan Rumkorem lagi mempertanyakan Polda Papua dalam pemberantasan korupsi.

Menurutnya dari Kapolda ke Kapolda tidak pernah ada satupun kasus korupsi yang naik hingga ke Kejaksaan Tinggi Papua.

“Contoh kasus yang pernah kita laporkan adalah tentang Dinas Pendidikan Provinsi Papua dengan nilai kerugian negara hingga 17.8 Mililar yang ada di Kabupaten Mimika tapi sampai saat ini tidak pernah ada tindak lanjutnya dan kasus ini juga sudah kita laporkan ke Bareskrim Mabes Polri” kata Johan lagi.

Iapun mempertanyakan komitmen Polda Papua dalam penanganan kasus korupsi, terkesan setengah hati.

“kalau begini kondisinya, jangan salahkan kalau publik menduga bahwa kasus – kasus tersebut hanya dijadikan lahan dan bargaining saja oleh oknum penyidik yang menangani, kalau sudah ada penetapan tersangka, mestinya di ekspos toh, sudah sejauh mana prosesnya, karena selama ini dong tetapkan jadi tersangka dulu, setelah itu sunyi lagi”, kata Sekjen KAMPAK Papua.

Menurutnya lagi, sudah berapa kali pergantian Kapolda Papua, tapi tidak ada satupun kasus korupsi yang di tangani Polda Papua yang ditangani serius, berhenti di meja penyidik saja.

“Jangan seolah-olah nanti ganti Kapolda ke Kapolda, ada pembiaran, sehingga bisa menimbulkan ketidak percayaan masyarakat kepada aparat lagi”, kata Johan Rumkorem lagi.

Menurutnya saat ini masyarakat sudah tidak terlalu percaya lagi dengan Polda, Kejaksaan Tinggi Papua bahkan KPK karena diduga ada permainan dibalik sejumlah kasus korupsi yang ada di Papua.

“Saat ini kami juga sedang mendorong pengusutan kasus pembuatan talud di Kabupaten Waropen dan kasus ini juga di tangani oleh Polda Papua, selain itu dugaan korupsi mess DPR Papua juga yang merugikan negara hingga 1 miliar hingga saat ini tidak pernah diungkap kasusnya”, kata Sekjen KAMPAK lagi.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada seluruh media untuk dapat membantu mengusust tuntas Bappeda Provinsi Papua yang merugikan negara hingga Rp, 4.6 Miliar. Karena menurutnya KPK sudah memerintakan Kepala Inspektorat Provinsi Papua untuk memeriksa Bappeda.

“Untuk kasus korupsi Bappeda kami sudah pegang datanya, dalam kasus ini ada enam orang yang sudah bisa di tetapkan sebagai tersangka”, katanya tanpa merinci lebih lanjut siapa – siapa saja yang dimaksud.

KAMPAK Papua menilai penanganan kasus di tingkat bawah, di Polres sejauh ini berjalan dengan baik jika dibandingkan dengan kasus-kasus yang ditangani Polda Papua.

“Contoh ada beberapa kasus yang ditangani oleh Polres Biak Numfor dan Mimika, menurut saya penanganan kasus di Polres lebih baik jika dibandingkan dengan kasus yang di tangani Polda Papua yang selalu mandek, itu makanya kita pertanyakan itu, Kalau memang Polda serius untuk bangun Papua dalam menyelesaikan kasus korupsi di Papua tolonglah hargai amanat UU Nomor 31 Tahun 1999 yang juga mengatur peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi”, kata Johan Rumkorem.

Menurutnya selama ini begitu banyak kasus dugaan korupsi yang di laporkan masyarakat, tapi tidak pernah kami dengar ada progress terkait penanganan kasus – kasus yang KAMPAK laporkan itu.

“Kami juga akan mendukung Kapolda Papua yang baru untuk menuntaskan semua kasus-kasus yang sudah dilaporkan. Jadi kami juga akan memberikan semanagat kepada beliau untuk lebih serius lagi”, harap Johan Rumkorem.

Terkait tudingan KAMPAK Papua tersebut, Kabidhumas Polda Papua saat di konfirmasi TIFA Online melalui pesan WhastApp, Senin (3/9/2018) dini hari membantah bila Polda Papua tidak serius dalam hal penanganan kasus – kasus korupsi.

“untuk kasus dugaan korupsi mantan Kadinas PU Papua, Djuli Mambaya yang sudah di tetapkan sebagai tersangka, kasusnya masih berjalan, tidak mandek”, jawab Kombes (Pol) Ahmad Musthofa Kamal menambahkan bahwa untuk pengungkapan kasus korupsi memang membutuhkan pengumpulan bahan dan keterangan dari banyak pihak sebelum menetapkan seseorang jadi tersangka.

“tidak benar itu, Dir. Krimsus itu sudah dapat pengarahan kok untuk penuntasan kasus – kasus korupsi dan pengembalian kerugian negara, jadi semuanya berjalan, nanti ketemu saya yah supaya saya jelaskan semuanya”, jawab Kabidhumas Polda Papua melalui pesan WhatsApp membantah tudingan KAMPAK bahwa Polda Papua setengah hati apalagi sampai menjadikan ‘proyek’ kasus – kasus korupsi yang di laporkan masyarakat.
Disclaimer: Gambar, artikel atau video yang ada di web terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh sumber. Jika ada masalah dengan masalah ini, Anda dapat menghubungi kami.

KOMENTAR

loading...
Name

Alam,5,Bank Papua,1,Bencana Alam,4,Benhur Tommy Mano,1,Berita Bola,9,Berita Palsu,1,Boven Digoel,2,Bupati,1,Buruh Papua,2,Cendrawasih,1,CPNS,4,Cuaca,1,Deiyai,1,Demas Paulus Mandacan,1,Ekonomi,2,Fakfak,1,Film,1,Freeport,4,Ha-Anim,1,HAM,1,Headline,13,Internasional,2,Jakarta,4,Jayapura,17,Jayawijaya,5,Jhon Richard Banua,1,Jokowi,2,Kab Jayapura,2,Kelapa Sawit,1,Kesehatan,2,Khas Papua,3,Korupsi,2,Kota Sorong,1,KPK,2,Kriminal,10,Kuliner,3,Lanny Jaya,1,Lapas,1,Liga 1,1,Lingkungan,5,Lukas Enembe,4,Mahasiswa,1,Mahkamah konstitusi,1,Mamberamo Raya,1,Manokwari,6,Marinus Wanewar,1,Martabak,1,Merauke,3,Mimika,6,Nabire,2,Nasional,6,Nduga,1,Olahraga,8,Orang Asli Papua,1,Papeda,1,Papua,50,Papua Barat,16,Partai Lokal Papua,1,PBB,2,Pelajar,1,Pemerintahan Daerah,4,Pemilu,3,Pendidikan,1,Perampokan,1,Persipura,5,Piala AFF,1,Piala Indonesia,2,Piala Presiden,1,Polda Papua,1,Polisi,2,Politik,3,PON Papua,1,PSSI Papua,1,Raja Ampat,2,Sagu,2,Sejarah Papua,2,Sekolah,1,Sentani,2,Sosial,1,Tambang Liar,1,Teluk Bintuni,1,Ulat Sagu,1,ULWMWP,1,Yahukimo,3,
ltr
item
Berita Papua : Kasus Korupsi Mandek, Komitmen Polda Papua Dipertanyakan
Kasus Korupsi Mandek, Komitmen Polda Papua Dipertanyakan
Tidak pernah ada satupun kasus korupsi yang naik hingga ke Kejaksaan Tinggi Papua.
https://2.bp.blogspot.com/-vZ8Fg6sYwfQ/W45IZnr39ZI/AAAAAAAAAaE/UHlLrjoOChs_bfcHs4zksruLXqz7JdopACLcBGAs/s1600/Kapolda%2BPapua%252C%2BIrjen%2BPOl%2BBoy%2BRafli%2BAmar%2B.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-vZ8Fg6sYwfQ/W45IZnr39ZI/AAAAAAAAAaE/UHlLrjoOChs_bfcHs4zksruLXqz7JdopACLcBGAs/s72-c/Kapolda%2BPapua%252C%2BIrjen%2BPOl%2BBoy%2BRafli%2BAmar%2B.jpg
Berita Papua
https://www.beritapapua.net/2018/09/kasus-korupsi-mandek-komitmen-polda.html
https://www.beritapapua.net/
https://www.beritapapua.net/
https://www.beritapapua.net/2018/09/kasus-korupsi-mandek-komitmen-polda.html
true
5090254120234327186
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA TAG ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy