Rampok Uang 850 Juta di Jayapura, Pelaku Ditangkap di Makassar

Advertisement

Rampok Uang 850 Juta di Jayapura, Pelaku Ditangkap di Makassar

Admin
Thursday, 17 January 2019

JAYAPURA, beritapapua.net - Perampokan dana KPUD Mamberamo Raya sebanyak Rp 850 juta akhirnya terjawab. Polisi berhasil menangkap pelaku yang membawa kabur uang itu dengan modus memecahkan kaca mobil korbn di depan Dieler Toyota Polimak, Kota Jayapura, Papua, 28 Desember 2018 lalu. 

Ilustrasi perampokan.
Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas menerangkan, pelaku inisial T, 37 tahun saat itu mengikuti korban dari Bank Papua, setelah tiba di TKP korban meninggalkan mobilnya dan masuk ke dalam dealer.

“Saat itulah pelaku mengambil uang korban dengan memecahkan kaca mobil dan meninggalkan TKP. Kemudian korban keluar dan melihat mobilnya dalam kondisi pecah kaca serta uang dalam mobil hilang, lalu korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polisi,” kata Gustav, Senin 14 Januari 2019.

Gustav menjelaskan, hasil penyelidikan tim Opsnal Polres Jayapura Kota berhasil mendapat informasi bahwa pelaku berada di wilayah Kota Makassar, sehingga pada 3 Januari 2019 Kanit Opsnal berangkat dan melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap pada 7 Januari 2019 di rumah kosnya yang berada di sekitar pelabuhan Makassar.

“Saat dilakukan penangkapan, pelaku berusaha melakukan perlawanan sehingga Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan yang mengenai kaki bagian kanan. Selain itu tim juga mengamankan uang tunai sebesar 90 juta,” ujarnya.

Lalu dari keterangan pelaku T, tim opsnal mendapatkan petunjuk tentang keberadaan tersangka kedua berinisial E namun pelaku berhasil melarikan diri. “Berdasarkan pemeriksaan dari pelaku T hasil kejahatan itu telah dibagi dua yakni masing-masing mendapapat bagian sebanyak 425 juta. Pada pelaku T masih tersisa 90 juta selebihnya telah habis untuk hura-hura,” jelasnya. Kini pelaku T sudah dibawa ke Kota Jayapura namun masih berada di RS Bhayangkara untuk menjalani perawatan akibat luka tembak yang dialami. Pelaku akan dikanakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara pelaku E masih dalam penyelidikan.