Sempat Kerja di Karaoke 'plus-plus', 4 ABG Asal Bandung Dipulangkan dari Nabire

Berita Terkait:
BANDUNG, beritapapua.net - Satuan Reserse Kriminal Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil memulangkan empat gadis anak baru gede (ABG) atau anak bawah umur yang dipekerjakan di tempat karaoke 'plus-plus' di Kabupaten Nabire, Papua.

Ilustrasi Pemandu Karaoke. IST/beritapapua
Kasus Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) ini diketahui dari laporan seorang ibu, HR, yang mengaku jika anaknya, AD, telah menjadi korban perdagangan manusia. Awalnya, Sang anak tersebut dijanjikan kerja sebagai pelayan, namun nyatanya sebagai pemandu karaoke plus-plus di Karaoke Texas Nabire.

Kejadian bermula saat AD dan tiga gadis lain berkenalan dengan pelaku FR dan ARI pada 28 November 2018 lalu di Ujungberung, Kota Bandung. Keempat korban dijanjikan bekerja dengan gaji besar di Nabire.

"Korban ini dijanjikan diberi gaji Rp 30 juta per bulan," ujar Wakapolrestabes Bandung AKBP Gatot Sujono di Mapolrestabes Bandung, Kamis (14/2/2019), dilansir detik.com.

Setelah ada kesepakatan, FR dan ARI kemudian menyerahkan keempat korban ke Mami Bela dan dibawa ke Grand Cakung, Jakarta Timur. Di tempat ini keempat korban tinggal di Mess Malibu dan sempat bekerja di Club Dinasty dan Club Cafela selama satu minggu.

Korban ini dari BO mendapat fee Rp 700-1 juta. Jadi tidak seperti yang dijanjikan mendapat Rp 30 juta per bulan. AKBP Gatot Sujono

Tepat pada 2 Desember 2018, keempat korban kemudian diantar Mami Bela untuk bertemu Mami Puspa di Bandara Soekarno Hatta. Mereka kemudian terbang ke Nabire pada hari yang sama.

"Setelah di Bandara Nabire, para korban dijemput oleh pemilik Karaoke Texas Nabire dan selanjutnya mereka bekerja di sana," kata Gatot.

Rupanya selama di sana para korban dipekerjakan untuk melayani tamu mulai pukul 11.00 WIT hingga tempat karaoke tutup setiap harinya. Tidak hanya itu, mereka juga melayani plus-plus atau booking out (BO) terhadap tamu yang datang.

"Korban ini dari BO mendapat fee Rp 700-1 juta. Jadi tidak seperti yang dijanjikan mendapat Rp 30 juta per bulan. Para pelaku juga mendapat fee Rp 700-1 juta setiap satu anak yang dijual," ujar Gatot.

Selain meringkus keempat pelaku, polisi menetapkan pemilik Karaoke Texas Nabire Edi Macheli sebagai daftar pencarian orang (DPO). Kini tiga tersangka yaitu ARI, Mami Bela dan Mami Puspa masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolrestabes Bandung. Sedangkan tersangka FR, yang masih di bawah umur, telah diserahkan ke kejaksaan untuk menjalani sidang.

Para tersangka dijerat pasal berlapis yakni Pasal 88 jo 76 UU 35/2014 tentang Eksploitasi Seksual Anak dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara dan Pasal 2, 6, 11 dan 12 UU 21/2007 tentang TPPO yang ancaman maksimalnya 15 tahun penjara. 
Disclaimer: Gambar, artikel atau video yang ada di web terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh sumber. Jika ada masalah dengan masalah ini, Anda dapat menghubungi kami.

KOMENTAR

loading...
Name

Alam,5,Bank Papua,1,Bencana Alam,4,Benhur Tommy Mano,1,Berita Bola,9,Berita Palsu,1,Boven Digoel,2,Bupati,1,Buruh Papua,2,Cendrawasih,1,CPNS,4,Cuaca,1,Deiyai,1,Demas Paulus Mandacan,1,Ekonomi,2,Fakfak,1,Film,1,Freeport,4,Ha-Anim,1,HAM,1,Headline,13,Internasional,2,Jakarta,4,Jayapura,17,Jayawijaya,5,Jhon Richard Banua,1,Jokowi,2,Kab Jayapura,2,Kelapa Sawit,1,Kesehatan,2,Khas Papua,3,Korupsi,2,Kota Sorong,1,KPK,2,Kriminal,10,Kuliner,3,Lanny Jaya,1,Lapas,1,Liga 1,1,Lingkungan,5,Lukas Enembe,4,Mahasiswa,1,Mahkamah konstitusi,1,Mamberamo Raya,1,Manokwari,6,Marinus Wanewar,1,Martabak,1,Merauke,3,Mimika,6,Nabire,2,Nasional,6,Nduga,1,Olahraga,8,Orang Asli Papua,1,Papeda,1,Papua,50,Papua Barat,16,Partai Lokal Papua,1,PBB,2,Pelajar,1,Pemerintahan Daerah,4,Pemilu,3,Pendidikan,1,Perampokan,1,Persipura,5,Piala AFF,1,Piala Indonesia,2,Piala Presiden,1,Polda Papua,1,Polisi,2,Politik,3,PON Papua,1,PSSI Papua,1,Raja Ampat,2,Sagu,2,Sejarah Papua,2,Sekolah,1,Sentani,2,Sosial,1,Tambang Liar,1,Teluk Bintuni,1,Ulat Sagu,1,ULWMWP,1,Yahukimo,3,
ltr
item
Berita Papua : Sempat Kerja di Karaoke 'plus-plus', 4 ABG Asal Bandung Dipulangkan dari Nabire
Sempat Kerja di Karaoke 'plus-plus', 4 ABG Asal Bandung Dipulangkan dari Nabire
Mereka bekerja sebagai pemandu plus-plus di Karaoke Texas Nabire dengan BO fee Rp 700 -1 juta.
https://1.bp.blogspot.com/-5SDlA7B9eNc/XGuVNOUShPI/AAAAAAAAAp8/r8LzPKJvA7g9ARkt0dk5hqvn4FJTS4hgACLcBGAs/s1600/Ilustrasi%2BPemandu%2BKaraoke.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-5SDlA7B9eNc/XGuVNOUShPI/AAAAAAAAAp8/r8LzPKJvA7g9ARkt0dk5hqvn4FJTS4hgACLcBGAs/s72-c/Ilustrasi%2BPemandu%2BKaraoke.jpg
Berita Papua
https://www.beritapapua.net/2019/02/sempat-kerja-di-karaoke-plus-plus-4-abg.html
https://www.beritapapua.net/
https://www.beritapapua.net/
https://www.beritapapua.net/2019/02/sempat-kerja-di-karaoke-plus-plus-4-abg.html
true
5090254120234327186
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA TAG ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy